Hukum Tajwid Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 106 Lengkap Penjelasannya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Jumpa lagi dengan kami admin blog poskajian.blogspot.com. Hadir dan kembali memberikan tulisan yang Insya Allah menambah manfaat buat teman-teman pembaca setia blog ini. Meskipun sekarang banyak sekali media sosial yang berkembang. Akan tetapi tulisan di blog akan tetapi selalu dinantikan kehadirannya.


Manfaatnya tidak kalah penting dengan berbagai tulisan atau video di media sosial. Seperti dalam mempelajari hukum tajwid dari Surat At-Taubah ayat 106 ini. Kita akan mendapatkan ilmu yang cukup penting. Kaitanya dengan bagaimana cara membacanya secara tartil. Maka kita mesti memperhatikan hukum bacaanya.


Teman-teman, kami ajak semuanya saja menyimak analisa tajwid Surat At-Taubah ayat 106 berikut ini.

Hukum Bacaan Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 106


Keterangan lengkap dari nomor-nomor di atas adalah:

1. وَاٰخَرُوْنَ = Mad badal karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata akan tetapi posisi hamzah lebih dahulu dari huruf mad. Cara membacanya panjang 2 harakat.

2. وَاٰخَرُوْنَ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ra berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

3. مُرْجَوْنَ = Mad lin karena huruf wau sukun didahului oleh huruf jim berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

4. لِاَمْرِ = Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf ra. Cara membacanya dengan jelas.

5. لِاَمْرِ اللّٰهِ = Tarqiq karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah ra berharakat kasrah. Cara membacanya tipis.

6. اِمَّا = Ada dua hukum di sini, pertama ghunnah sebab mim bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf mim berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

7. يُعَذِّبُهُمْ وَ = Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf wau. Cara membacanya dengan jelas.

8. وَاِمَّا = Ada dua hukum di sini, pertama ghunnah sebab mim bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf mim berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

9. يَتُوْبُ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ta berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

10. عَلَيْهِمْ = Mad lin karena huruf ya sukun didahului oleh huruf lam berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

11. عَلَيْهِمْ وَ = Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf wau. Cara membacanya dengan jelas. Ini jika kita tidak waqaf setelah huruf mim sukun.

12. وَاللّٰهُ = Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah wau berharakat fathah. Cara membacanya tebal.

baca pula analisis hukum tajwid surat yunus ayat 41

13. عَلِيْمٌ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf lam berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

14. عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ = Idzhar sebab huruf mim berharakat dhamah tanwin bertemu huruf 'ha. Dibaca jelas tidak berdengung sama sekali.

15. حَكِيْمٌ = Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.


Sedangkan untuk terjemah dari Surat At-Taubah ayat 106 bisa disimak juga. Berikut artinya:

Ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan (balasannya) menunggu keputusan Allah. Mungkin Dia akan mengazab mereka dan mungkin Dia akan menerima tobat mereka. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.


Semoga tulisan ini memberikan manfaat. Mudah-mudahan kami dapat memberikan yang lebih baik lagi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hukum Tajwid Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 106 Lengkap Penjelasannya

0 comments:

Posting Komentar