Tulisan Arab dan Arti Ushikum Wanafsi Bittaqwallah

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


Mau tanya kembali ini. Sejak beberapa bulan yang lalu saya ini punya pertanyaan. Namun, pertanyaan ini belum saya utarakan kepada siapa pun. Beruntung ini ada kesempatan. Ini lho, saya itu sering mendengar dalam khutbah jumat maupun ceramah agama.


Seorang ustad atau kyai sering menyampaikan lafadz Ushikum Wanafsi Bittaqwallah. Itu saya dengar tidak hanya sekali atau dua kali saja. Bahkan berkali-kali. Saya tidak tahu tulisan arabnya. Apalagi artinya juga belum tahu. Mohon saya dijelaskan ya Pak. Terima kasih sebelumnya.


Jawab :


Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


Kami sangat senang menerima pertanyaaan dari siapa saja. Pun dengan Anda ini. Memang kita sering mendapati dan mendengarkan dari para khotib maupun ustadz dan kyai yang menyampaikan khutbah dan ceramah tausyiahnya. 


Kegiatan semacam ini tentu amat positif. Kita sangat tepat bila mengikutinya. Menjadi bagian dalam kegiatan ibadah tersebut membuat kita mendapatkan banyak pahala. Tidaklah salah kalau orang seperti ini nanti menjadi golongan orang-orang yang beruntung di dunia dan akhirat kelak.


Sebelum kepada bagaimana arti dari lafadz ushikum wanafsi bittaqwallah itu bagaimana. Ada baiknya kita menyimak tulisan arab dari lafadz tersebut berikut ini.

Ushikum Wanafsi Bittaqwallah


Demikian tulisan arabnya. Kemudian mengenai arti dari lafadz tersebut yakni Aku menasehati anda semua dan diriku sendiri untuk bertakwa kepada Allah.


Hal ini mengandung makna bahwa seorang yang menyampaikan lafadz ushikum wanafsi bittaqwallah. Bahwasannya beliau memberikan nasihat kepada dirinya sendiri untuk bertaqwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Tidak hanya itu saja. Beliau sang penyeru juga menasihati kepada siapa saja yang hadir untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala.


Dalam khutbah jumat memang wajib bagi sang khotib untuk menyeru jamaah yang hadir untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Sedangkan dalam ceramah-ceramah maupun tausyiah. Misalnya di pengajian. Tidaklah salah kalau diserukan untuk para jamaah dalam nasihat takwa ini.


Kiranya penjelasan kami ini memberikan jawaban bagi Anda. Semoga memberi banyak manfaat. Selanjutnya, kita akan menjadi paham kalau mendengar lafadz tersebut kala mendengar khutbah, pengajian atau pun dalam momen lainnya. Wallahu a'lam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Tulisan Arab dan Arti Ushikum Wanafsi Bittaqwallah

0 comments:

Posting Komentar