Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Harapan setiap orang adalah selalu ingin kebaikan. Tiada satu pun keinginan untuk hal yang buruk. Dalam mewujudkan kebaikan itu tentu kita mesti banyak berdoa kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Tak hanya itu saja. Melakukan ikhtiar sebaik mungkin juga hendaknya tidak ditinggalkan.
Bisa membaca Al-Quran dengan tartil menjadi satu bentuk kebaikan. Bahkan ini adalah kebaikan yang besar. Usaha untuk bisa membaca ayat Al-Quran yakni dengan mempelajari ilmu tajwid. Bila kita hendak membaca di sebuah ayat maka alangkah baiknya mengetahui analisis tajwidnya. Seperti kali ini yang kita mau membaca Surat Yusuf ayat 92.
Terlebih dahulu memang perlu untuk membahas analisis tajwidnya dengan baik. Kala ingin membaca ayat tersebut secara lancar. Terkai analisis tajwidnya bisa disimak berikut ini:
Penjelasan lengkap dari nomor-nomor di atas yakni:
1. قَالَ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf qaf berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
2. لَا = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
3. تَثْرِيْبَ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ra berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
4. عَلَيْكُمُ = Mad lin karena huruf ya sukun didahului oleh huruf lam berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.
5. الْيَوْمَ = Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu huruf ya. Dibaca secara jelas.
6. الْيَوْمَ = Mad lin karena huruf wau sukun didahului oleh huruf ya berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.
7. يَغْفِرُ اللّٰهُ = Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah ra berharakat dhamah. Cara membacanya tebal.
8. لَكُمْ ۖوَهُوَ = Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf wau. Cara membacanya dengan jelas.
9. الرّٰ = Ada dua hukum di sini, pertama alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah ra. Dibaca idgham (masuk ke huruf ra ). Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf ra berharakat fathah tegak dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
10. حِمِيْنَ = Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.
Selanjutnya, untuk arti atau terjemah dalam bahasa Indonesia dari Surat Yusuf ayat 92 adalah Dia (Yusuf) berkata, "Pada hari ini tidak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni kamu. Dia Maha Penyayang di antara para penyayang.
Harapan kami dengan analisis hukum tajwid tersebut kita bisa lebih mudah membaca Al-Quran. Khususnya dalam membaca Surat Yusuf ayat 92 tersebut.
0 comments:
Posting Komentar