Doa Berlindung Dari Bisikan Setan

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Mempelajari doa berlindung dari bisikan setan lengkap arab latin dan artinya menjadi hal yang amat penting untuk dilakukan. Setiap saat sudah selayaknya kita berusaha untuk selalu terbebas dari bisikan setan atau syaitan yang menyesatkan. Mereka memang selalu meniupkan bisikan yang buruk kepada manusia. Apa yang dibisikannya selalu mengandung arah kepada kejahatan. Pada akhirnya, jika diri kita mengikuti bisikan setan tersebut maka kerugianlah yang akan didapatkan.


Manusia memang makhluk yang amat lemah. Tiada kemampuan serta daya upaya yang bisa dilakukannya melainkan semuanya itu dari pertolongan Allah subhanahu wa ta'ala semata. Dalam hal usaha agar kita terlindung dari bisikan setan yang amat berbahaya ini kita perlu berdoa kepada-Nya. Kita mohon agar terlindungi dari bisikan setan. Mengenai lafadz doanya yakni:

doa berlindung dari bisikan setan lengkap arab latin dan artinya


latinnya:

RABBI A’UDZUBIKA MIN HAMAZAA TISYA YAATHIINI WA A’UUDZU BIKA RABBI AN YAH DHURUUNI.

artinya:

Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.


Doa ini diambil dari kitab suci Al-Quran. Tepatnya dari Al-Quran Surat Al-Mukminun ayat 97-98. Untuk itu sudah amat tepat bila kita mempelajari doa ini. Kita pastikan sering untuk membaca doa  berlindung dari bisikan setan tersebut. Diakui memang setan tidak pernah berhenti untuk selalu melakukan upayanya untuk menjerumuskan manusia ke lembah kehinaan dan kesengsaraan.


Upaya setan yang terus menerus mereka kerjakan yakni membisikan berbagai hal keburukan kepada manusia. Apa pun bisikan yang datangnya dari setan pastilah itu keburukan. Bila kita mengikuti apa kata setan atau bisikan syetan tersebut maka jangan harap kita akan memperoleh sebuah kebaikan sekecil apa pun juga. Akan tetapi kita akan memperoleh sebaliknya, yakni keburukan.


Dalam berbagai kegiatan sehari-hari kita mendapat bisikan setan. Mau makan saja kita pun sering mendapatkan bisikan dari setan. Bunyi bisikan setan ketika kita makan itu misalnya ini makanan kok tidak enak, tidak usah makan sajalah, baiknya makanan ini dibuang saja, mencela orang yang membuat makanan tersebut. Itu baru saat makan. Belum dengan berbagai aktivitas harian yang lainnya.


Ketika kita ngobrol dengan orang lain pun setan tidak segan untuk membisikkan kepada diri kita. Misalnya, kita dibisiki setan untuk untuk mencari-cari kesalahan orang yang kita ajak bicara, lalu dibisikan kepada kita agar membicarakan berbagai kesalahan yang dilakukan orang lain. Sering pula disebut sebagai perbuatan ghibah. Masih banyak lagi bentuk bisikan setan yang sering menimpa manusia dalam kehidupan sehari-hari.


Menurut Ibnul Qayyim rahimahullah, terdapat enam bentuk bisikan setan yang menimpa manusia. Lantas apa saja bentuk dari bisikan-bisikan setan tersebut. Berikut ini bentuk-bentuknya, silakan disimak.

1. Setan membisikan kepada manusia untuk sibuk memikirkan sesuatu yang sudah terjadi dan membuatnya berandai-andai. Sesuatu yang telah terjadi memang tidak bisa diubah lagi. Kalau sudah terjadi maka itu bisa kita ambil pelajaran saja dari peristiwa tersebut. Pastinya ada hikmah dari peristiwa itu. Jika diri kita hanya sibuk berpikir atas sesuatu hal yang telah terjadi itu maka akhirnya menjadi kurang baik. Bahkan setan juga membisikkan kepada diri kita agar berandai-andai atas peristiwa masa lampau. Andaikan saya begini tentunya tidak terjadi hal ini. Andaikan ... maka tentu akan ... saat ini. Demikian seterusnya sampai habis energi yang kita miliki untuk berpikir hal tersebut. 


2. Setan membisikan kepada manusia untuk memikirkan kejadian yang belum terjadi. Ini termasuk bisikan setan yang sering menyelinap pada diri manusia. Kita dibisiki agar memikir hal-hal yang belum terjadi di masa yang akan datang. Kemudian kita diajak untuk berandai-andai. Setelah diajak berandai-andai semacam itu maka akan muncul kecemasan pada diri kita. Bagaimana tidak? Kita manusia makhluk yang lemah. Tetapi kita sendiri diajak untuk berpikir bagaimana kalau sesuatu terjadi di masa yang akan datang dan berpikir kita mesti melakukan langkah apa. Tentu ini masalah yang rumit jadinya.


3. Membisikan kepada manusia untuk berpikir mengenai hal-hal yang haram. Manusia memiliki hawa nafsu. Dari sini setan membisikan mengenai sesuatu yang keji dan haram. Setan membisikan kepada manusia untuk mengikuti hawa nafsunya. Termasuk memikirkan peristiwa-peristiwa keji yang tidak diinginkan oleh kita.


4. Membisikan aneka angan-angan yang tidak akan mungkin bisa terjadi. Apalah artinya kita berangan-angan akan sesuatu yang tidak mungkin terjadi atau yang mustahil pada diri kita. Tidak ada manfaatnya. Tetapi setan membisikan mengenai hal ini. Misalnya kita berangan-angan untuk menjadi seorang Rasul atau pun sahabat Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam. Tentu hal yang mustahil.


5. Membisikan manusia untuk berpikir mengenai hal-hal yang batil. Ini juga termasuk bisikan setan yang sering menyelinap pada diri manusia. Sebagai contoh dari bisikan seperti ini, antara lain: memikirkan bagaimana rasanya khamr, memikirkan mengenai keuntungan dari mencuri atau korupsi, berpikir mengenai cara menipu dalam berdagang, dan lain-lain.


6. Membisikan kepada manusia untuk berpikir tentang aneka perkara yang tak terjangkau oleh akal manusia. Sebagai contoh, mengajak manusia untuk berpikir tentang adanya makhluk di luar angkasa sana.


Tipu daya dan bisikan setan memang lemah lembut. Amat lembut bisikannya sehingga kadang tidak terasa bahwa itu sebetulnya dari setan. Maka sudah sepantasnya kita sering membaca doa berlindung dari bisikan setan. Bisa dibaca tiap waktu ketika memiliki waktu untuk membacanya. Ketika hendak melakukan sesuatu misalnya, bisa kita baca doa tersebut. Semoga kita semua terlindung dari berbagai bisikan setan yang menyesatkan itu. Amiin. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Doa Berlindung Dari Bisikan Setan