Hukum Tajwid Surat Al-Baqarah Ayat 38 Dengan Penjelasannya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Alhamdulillah kita bertemu kembali di blog kesayangan yakni poskajian.blogspot.com. Mantap dan cerdas selalu. Berusaha memberikan banyak manfaat bagi para pembacanya. Teman-teman, dalam kesempatan yang berbahagia ini saya mau berbagi analisis hukum tajwid dari Surat Al-Baqarah ayat 38 yang dilengkapi dengan penjelasannya.


Sangatlah penting untuk kita belajar mengenai hukum tajwid dari ayat tersebut. Dalam ayat tersebut kita akan menemukan beberapa hukum tajwid. Pengetahuan mengenai hukum tajwid dari ayat tersebut sangatlah penting. Oke, teman-teman kita langsung simak saja ulasan hukum-hukum tajwidnya berikut ini.

Hukum Tajwid Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 38


Keterangan lengkap dari nomor-nomor di atas ialah :

1. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf tha berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

2. Idzhar sebab huruf nun sukun bertemu huruf ha. Dibaca jelas tidak berdengung sama sekali.

3. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ha berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

4. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf mim berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

5. Ikhfa karena huruf 'ain berharakat fathah tanwin bertemu huruf fa. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf fa.

6. Ada dua hukum di sini, pertama ghunnah sebab mim bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf mim berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

7. Ghunnah sebab nun bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat.

8. Idgham mislain karena huruf mim bersukun bertemu huruf mim. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat.

9. Ada dua hukum di sini, pertama ghunnah sebab nun bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf nun berharakat kasrah bertemu huruf ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

10. Ikhfa karena huruf dal berharakat fathah tanwin bertemu huruf fa. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf fa.

11. Ikhfa karena huruf nun sukun bertemu huruf ta. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. 

12. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dal berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

13. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

14. Mad lin karena huruf wau sukun didahului oleh huruf kha berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

Baca juga : Hukum tajwid Surat Al-Kafirun lengkap penjelasannya.

15. Idzhar sebab huruf fa berharakat dhamah tanwin bertemu huruf 'ain. Dibaca jelas tidak berdengung sama sekali.

16. Mad lin karena huruf ya sukun didahului oleh huruf lam berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

17. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf wau. Cara membacanya dengan jelas.

18. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf ya. Cara membacanya dengan jelas.

19. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.


Begitulah analisis hukum tajwid dari Surat Al-Baqarah ayat 38 lengkap beserta penjelasannya. Kami merasa bersyukur dapat menyajikan analisis hukum tajwid ini. Semoga semakin bermanfaat. Oh iya, untuk arti dari ayat 38 Surat Al-Baqarah adalah

Kami berfirman, “Turunlah kamu semua dari surga! Kemudian jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”

Demikian, sukses selalu untuk teman-teman semuanya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hukum Tajwid Surat Al-Baqarah Ayat 38 Dengan Penjelasannya